Skenario Pengembangan Karier Guru

Karier sebagai guru dimulai dari lulusan Lembaga Perguruan Tinggi Kependidikan atau Non-Kependidikan. Setelah lulus S1 atau D-IV dari LPTK maka seorang guru prajabatan harus menempuh Pendidikan Profesi yang lama studinya berbeda sesuai jenjang pendidikannya. Berikut adalah golongan guru setelah diangkat menjadi PNS:

  1. Guru Pratama (Golongan IIIa dan IIIb). Setelah sorang guru lulus dari LPTK, maka diharuskan menempuh Pendidikan Profesi selama 1-2 semester (sekitar 18 sd 40 sks sesuai pendidikannya). Setelah melalui tes dan diterima sebagai PNS maka akan memperoleh golongan IIIa setelah mengikuti program pra jabatan dan program induksi.
  2. Guru Muda (Golongan IIIc dan IIId). Guru dari Golongan Pratama diharuskan mengikuti program Pendidikan Profesi Berkelanjutan dan Penulisan Karya Tulis Ilmiah untuk dapat naik ke golongan selanjutnya.
  3. Guru Madya (Golongan IVa, IVb, dan IV c). Untuk mencapai golongan ini juga melalui Pendidikan Profesi Berkelanjutan.
  4. Guru Utama (Golongan IVd dan IVe). Guru Madya untuk dapat menjadi guru Utama diperlukan syarat yaitu: meneliti Penulisan Karya Ilmiah, Seminar dan juga Orasi Ilmiah.  Continue reading

Karakteristik dan Persyaratan Guru sebagai Pendidik Profesional

Guru sebagai pendidik yang profesional setidaknya harus memiliki karakteristik dan persyaratan sebagai berikut:

  1. Kualifikasi akademik S1 / D-IV
  2. Memiliki 4 kompetensi Guru (Pedagogik, Profesional, Sosial dan Kepribadian)
  3. Memiliki sertifikat pendidik
    • Sertifikasi guru dalam jabatan menggunakan portofolio dan PLPG
    • Sertifikasi guru prajabatan dengan mengikuti program pendidikan profesi-.  Guru TK dalam 1 semester (18 SKS)-.  Guru SD dalam 1 semester (18 SKS)

      -.  Guru SMP dalam 2 semester (36 – 40 SKS)

      -.  Guru SMA dalam 2 semester (36 – 40 SKS)

      -.  Guru SMK dalam 2 semester (36 – 40 SKS) Continue reading